Senin, 20 Mei 2013
Tips Sukses Wirausaha Untuk Wanita
Perempuan memiliki potensi yang besar untuk berwirausaha, karena mereka memiliki banyak ide dan mampu menjalankan beberapa aktivitas dalam satu waktu. Kelebihan-kelebihan ini membuat mereka cocok untuk melakukan wirausaha, ditambah dengan keuntungan lainnya seperti dapat melakukannya dari rumah sambil mengurus keluarga.
Sayangnya, kelebihan di atas terkadang juga bisa menjadi batu sandungan bagi keberhasilan usaha. Misalnya, ketika perempuan merasa tertantang untuk menjalankan bisnis baru, padahal ketika itu ia sedang merintis bisnis lainnya. Sikap yang tidak fokus dan mudah tergoda dengan berbagai tawaran kerja sama dinilai sebagai salah satu faktor utama yang akan menyebabkan kehancuran pada bisnis yang dijalankan oleh perempuan yang berwirausaha
Seorang pakar UKM, Wulan Ayodya, mengungkapkan bahwa perempuan lebih mudah tergoda dengan tawaran bisnis yang dinilai menguntungkan dan dapat memberikan pendapatan ekstra. Sayagnya hal itu akan berbuntut pada tidak fokusnya bisnis yang dijalani, sehingga usaha tidak akan mengalami perkembangan yang signifikan.
“Memilih fokus usaha penting untuk positioning. Dengan begitu, Anda bisa menguatkan merek untuk memberikan ingatan kepada konsumen, sehingga penjualan pun bagus, karena ketika ingat kebutuhan tertentu, konsumen akan langsung ingat kepada merek Anda,” jelas Wulan.
Menemukan ide bisnis memang penting dan menjadi langkah awal untuk memulai usaha. Namun, jika ingin agar usaha sukses dan berkembang, perempuan harus memilih salah satu ide bisnis dan mengembangkannya hingga berkembang pesat dan tumbuh lebih besar.
Setelah bisnis yang satu berkembang, barulah Anda dapat mengembangkan ke bisnis lainnya. Kuncinya adalah fokus pada penguatan bisnis yang telah dirintis dari awal, sehingga Anda akan memiliki konsumen yang telah mengenal baik produk-produk Anda. Menjalankan beberapa bisnis sekaligus, hanya akan membuat Anda kewalahan sehingga bukan pelanggan setia yang Anda dapat, tetapi justru kegagalan yang Anda tuai. [Tika/Mizan.com, Diolah dari ciputraentrepreneurship.com]
Sumber: mizan.com
Dishare oleh: http://www.facebook.com/SaleemaSisters
~ Tips sukses jualan/reseller produk online ~
1. Mulai sekarang juga, jangan lagi alasan gak ada modal.
2. Fokus dan konsisten pada satu bidang
3. Bangun kepercayaan pelanggan dan calon pelanggan
4. Respon pembeli/pelanggan/client secepatnya, karena telat sedikit mereka ada pindah
5. Jangan bedakan pembeli, layani pembeli 1 produk sama seperti anda melayani pembeli 100 produk. Karena bisa jadi dari 1 produk mereka puas akan beli 1000 produk.
6. Jangan pantang menyerah dan jangan mudah putus asa
7. Berpikir positif, buang jauh negatif
8. JUJUR
9. Jangan lupa berdoa dan sedekah Semoga sukses selalu menyertai kita.
╔══════════════╗
╠ Semoga Bermanfaat ╠.
╚══════════════╝
Apa sih bedanya pedagang dan pebisnis ??
Mengapa harus memahami hal ini.??
Kan keduanya sama-sama menghasilkan.?
Ya, berbisnis dan berdagang adalah sama-sama menghasilkan, yang membedakan adalah mindsetnya. Kita perlu memahami hal ini agar tidak melakukan kekeliruan lanjutan dalam menjalankan usaha kita. Okey, kita mulai saja ya…..
Siapa sangka bahwa teori ekonomi dan prinsip ekonomi yang kita pelajari di sekolah ternyata tidak mampu membuat kita bisa membedakan makna antara : “DAGANG” dan “BISNIS”. Padahal, pengertian mengenai makna kedua kata itu harusnya menjadi ILMU DASAR yang harus dikuasai setiap orang untuk mengentaskannya dari kemiskinan.
Kita sering keliru memahami bahwa bisnis itu ya..dagang, atau dagang merupakan bagian dari bisnis. Padahal keduanya sangatlah berbeda. kita hanya diajarkan dan memahami bahwa berDAGANG dan berBISNIS itu adalah melakukan usaha untuk mendatangkan keuntungan. Ketidakpahaman makna sebenarnya dari dagang dan bisnis ini membuat kita yang memilikitujuan mulia untuk berbisnis, justru terjerumus menjadi BERGADANG eh, berdagang. Kita tidak pernah menyadari hal ini sampai merasakan bahwa hasil yang kita peroleh dari berjualan selama bertahun-tahun tidak pernah meningkat. Mimpi jadi konglomeratpun terpeleset jadi tetap melarat.
Mari kita perhatikan perbedaan dasarnya :
*BERDAGANG: titik beratnya kepada hasil/keuntungan instan dan langsung dapat dirasakan.
*BERBISNIS: lebih menitikberatkan pada hasil jangka panjang yang lebih besar.
Berbeda sekali, kan.??
Jika berdagang sifatnya adalah ambil untung, instan/segera, dan temporal sekali, maka berbisnis itu sifatnya jangka panjang sehingga membutuhkan visi yang jauh ke depan. Setiap orang mampu berdagang, namun hanya sedikit yang punya visi besar menjadi pebisnis. Inilah sebabnya mengapa para pengusaha kaya itu yang hanya sedikit saja jumlahnya, tapi mampu menguasai 80% perputaran uang dan pengusaha kecil yang jumlahnya jutaan orang itu hanya memperebutkan 20% sisanya.
Pengusaha kecil, serigkali telah menganggap diri mereka telah melakukan bisnis, padahal sejatinya meraka barulah jadi pedagang saja. Pemahaman keliru seperti ini telah memacu kita untuk melakukan kekeliruan-kekeliruan lanjutan, yang sungguh menyesatkan dan mengurung diri kita menjadi orang yang “ITU-ITU SAJA”.
Apa saja kekeliruan lanjutan yang terjadi.??
Oke, kita lanjutkan di artikel selanjutnya ya…..
Langganan:
Postingan (Atom)